Jalan-jalan

Ada Api yang Gak Bisa Padam di Bojonegoro

Jika kamu ada rencana berkunjung ke Kabupaten Bojonegoro, pastinya wajib mampir ke Kayangan Api. Kayangan Api adalah tempat api abadi yang tidak pernah padam sejak ratusan tahun yang lalu. Api ini akan terus menyala, bahkan ketika hujan turun sekalipun.

Konon awalnya Kayangan Api adalah tempat tinggal Mpu Supa alias Mbah Kriyo Kusumo. Mpu Supa adalah seorang pengrajin di Jaman kerajaan Majapahit (sekitar tahun 1300 – 1500 M). Mpu Supa membuat banyak benda-benda pusaka pada jaman itu seperti tombak dan keris. Api itulah yang digunakan Mpu Supa untuk menempa besi hingga bisa dibentuk.

Ada api yang gak bisa padam di bojonegoro img
Sumber gambar: https://id.wikipedia.org/

Untuk mendinginkannya, menurut cerita, Mpu Supa menggunakan air di Sumur Blekutuk yang ada tak jauh dari pusat api abadi. Sumur Blekutuk ini sekarang berupa sumur belerang panas yang tampak selalu mendidih sepanjang waktu.

Secara science, api ini kemungkinan berasal dari gas bumi yang ada di dalam kandungan tanah di daerah itu. Wilayah Bojonegoro dan sekitarnya memang terkenal memiliki kandungan gas dan minyak bumi yang kaya. Jika kamu suka baca berita mengenai ekonomi dan pertambangan, pastinya kenal yang namanya Blok Cepu yang merupakan salah satu sumber minyak bumi bagi Indonesia. Blok Cepu itu ada dibagian barat kota Bojonegoro. So, bisa jadi aliran gas dan minyak bumi itu masih melintasi wilayah Kayangan Api ini. Make sense banget kan?

Bagi kamu yang mau berkunjung ke Kayangan Api wajib untuk memperhitungkan waktu berkunjung. Harap dicatat bahwa nyala api akan lebih besar saat sore hingga malam hari. Jadi bagi pengunjung yang ingin hasil foto selfienya lebih ekstrem, lebih baik datang ketika matahari sudah mulai redup, karena kobaran api akan terlihat lebih merah menyala.

Objek Wisata Kayangan Api terletak tak jauh dari pusat kota Bojonegoro (sekitar 15 km ke arah Selatan) melalui jalur Dander-Ngasem. Bagi kamu yang ada di luar kota, bisa coba cari bus yang melintasi kota Bojonegoro. Daftar bus apa saja yang tersedia bisa dicek di web redBus. Biaya masuk sangat murah. Yaitu hanya mengganti ongkos parkir. Selain melihat api abadi, lokasi ini juga cocok untuk dijadikan tempat wisata outbond.

Leave a Reply