perayaan hari raya

Merayakan Hari Raya di Tengah Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 belum berakhir meski sudah memasuki tahun ketiga. Saat ini pun kita akan menghadapi Perayaan Hari Raya Idul Fitri yang ketiga kalinya selama pandemi berlangsung. Dua Perayaan Hari Raya Idul Fitri sebelumnya masih diwarnai dengan suasana mencekam dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Selama dua tahun, bisa jadi kamu adalah salah satu yang merayakan Idul Fitri sendiri di rumah karena tidak bisa mudik. 

 

Pada tahun pertama Covid-19 merajalela, hampir semua dari kita bahkan melaksanakan salat Id di rumah saja. Kini, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat pun perlahan mulai dikurangi. Kabar baiknya, masyarakat kini diizinkan pemerintah untuk melaksanakan mudik perayaan raya. Meskipun diizinkan mudik untuk perayaan raya, pelaksanaan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan setiap ada kesempatan tetap harus dilakukan agar meminimalisir penyebaran virus Covid-19.

 

Lalu bagaimana cara terbaik merayakan hari raya di tengah pandemi Covid-19 yang tidak kunjung berakhir ini?

 

  • Hindari Kerumunan pada Festival Hari Raya

Di beberapa daerah di Indonesia, Perayaan Hari Raya Aidilfitri biasanya dilanjutkan dengan Festival Hari Raya. Misalnya saja Festival Barong Ider Bumi yang dilaksanakan di Banyuwangi pada tanggal 2 Syawal. Ada juga Festival Hari Raya Grebeg Syawal di Yogyakarta yang dilaksanakan pada tanggal 1 Syawal. Lalu di Sampang ada Festival Musik Daul dan di Blitar ada Kirab Tumpeng Ketupat Coklat. 

 

Semua festival tersebut dilaksanakan dalam rangka Perayaan Idul Fitri. Sebagai bentuk syukur dari penduduk setempat karena telah menjalankan ibadah puasa selama satu bulan lamanya. Sesuai dengan namanya, festival Perayaan Hari Raya identik dengan kerumunan. 

 

Demi mencegah penyebaran Covid-19, ada baiknya kamu tidak ikut serta dalam menonton atau menyelenggarakan festival itu. Jika ingin berpartisipasi dan menonton keseruannya, kamu bisa ikut merayakannya Perayaan Hari Raya dengan menonton melalui televisi atau channel Youtube. 

 

  • Tetap di Rumah Jika Mengalami Gejala Sakit

Pada Perayaan Raya Idul Fitri, kamu bertanggung jawab atas kesehatan diri kita juga orang lain. Jika saat Perayaan Raya Idul Fitri kamu sedang mengalami gejala demam, flu atau bersin-bersin, ada baiknya kamu tetap berada di rumah. Tidak perlu ikut serta salat Ied di masjid, apalagi berkunjung ke rumah orang. 

 

Perayaan Hari Raya Aidilfitri tidak berkurang maknanya meski kamu absen mengikutinya karena sakit. Akan tetapi, sebagai umat muslim yang baik, kamu justru wajib menjaga kesehatan diri sendiri juga orang lain di sekitar kamu. Jangan sampai kamu justru menjadi orang yang menularkan Covid-19 kepada orang lain, apalagi orang lanjut usia yang memiliki komorbid. 

 

Jangan pula mencoba-coba untuk melakukan perjalanan mudik agar bisa melaksanakan Perayaan Hari Raya Aidilfitri di kampung halaman. Ingat bahwa kesehatan kamu dan keluarga tercinta adalah yang utama di masa pandemi ini.

 

  • Berbelanja secara Online

Keperluan menjelang Perayaan Raya Idul Fitri memang banyak dan beragam. Meski begitu, pandemi Covid-19 belum usai. Ada baiknya jika kamu meminimalisasi bepergian ke tempat yang ramai seperti pasar atau mall. Kini sudah banyak alternatif belanja online yang lebih menyenangkan. Oleh karena itu, kamu bisa berbelanja kebutuhan Perayaan Hari Raya Idul Fitri tanpa harus keluar rumah. 

 

Berbekal smartphone yang kamu miliki, kamu bisa mencari seluruh kebutuhanmu dan menunggu barang yang kamu beli sampai di rumah. Mudah, bukan? Sambil menunggu semua kebutuhanmu datang diantarkan kurir, kamu bisa mengoptimalkan ibadah Ramadan dan beristirahat agar selalu bugar mempersiapkan perayaan Idul Fitri serta tidak mudah tertular penyakit.

 

  • Silaturahmi secara Online

Meskipun mudik sudah diperbolehkan, bukan berarti kamu bisa seenaknya saja untuk melakukan perjalanan. Lagi-lagi, pandemi belum usai. Ada baiknya kamu mempertimbangkan matang-matang, apakah perlu dan urgent untuk merayakan Perayaan Idul Fitri di kampung halaman? Ada pilihan bersilaturahmi secara online melalui video call

 

Melakukan silaturahmi secara online sama sekali tidak mengurangi esensi dari Perayaan Raya Idul Fitri. Kamu justru mencegah penularan Covid-19 yang mungkin bisa terjadi secara masif saat Perayaan Hari Raya Idul Fitri berlangsung. 

 

Meski raga tidak berjumpa dengan sanak saudara dan kerabat, tetapi kamu tetap bisa membersamai proses salam-salaman dan bermaaf-maafan secara online dan real time lewat video call. Apalagi kini video call melalui WhatsApp pun bisa dilakukan hingga 8 nomor, belum lagi via Zoom, bisa dilakukan hingga ratusan orang. 

 

  • Saling Kirim Hadiah Perayaan Raya Idul Fitri

Jika raga tidak dapat berjumpa dalam Perayaan Raya Idul Fitri, boleh kiranya kamu saling mengirim hadiah atau parsel kepada keluarga, sanak sahabat, dan kolega. Kamu bisa memesan parsel secara online dan dikirimkan ke alamat keluargamu. Jangan lupa berikan ucapan selamat dan pesan yang manis untuk Perayaan Hari Raya Idul Fitri. Dijamin orang yang kamu kirimkan hadiah Perayaan Hari Raya Idul Fitri akan merasa tersentuh hatinya. 

 

Merayakan Perayaan Raya Idul Fitri di masa pandemi Covid-19 ini memang bukanlah hal yang mudah. Ada kesehatan diri sendiri dan banyak orang yang harus kamu jaga agar terhindar dari penularan Covid-19. Namun berbagai antisipasi dan kegiatan di atas tentu saja bentuk tanggung jawab kita sebagai sesama manusia dalam menjaga satu sama lainnya. Apalagi, ini bukanlah lagi kali pertama Perayaan Raya Idul Fitri di masa pandemi. Tentu kamu semakin mampu menakar dan mengukur diri agar tidak merugikan orang lain.  

 

Ingin memesan tiket bus online selama liburan Hari Raya? Periksa di sini!

Leave a Reply

Your email address will not be published.